Posts

Siapa yang lebih bodoh???

Image
Mengingat kembali beberapa hari yang lalu tentang teori bodoh yang kuciptakan sendiri, bahwa yang paling enak adalah berpura-pura bodoh diantara yang terbodoh. Setelah dipikir-pikir memang benar. Justru aku curiga mereka sebenarnya malah lebih pintar.??  Buktinya setiap ada tugas hanya teman-teman yang pintar saja yang mengerjakan tugas kelompok, dan aku selalu merasa dibodohi oleh mereka, aku seperti buruh tugas bagi mereka. Menderita dan tertekan. Dilema antara menjaga harga diri sendiri, sekaligus menyelamatkan kelompok dari tuntutan dosen. Ya itulah permsalahannya. Kemarin   sengaja ku bolos dan tidak masuk kuliah. Tidak tangung-tangung dua mata kuliah, 5 sks. Sengaja memang, merasa sudah tertekan dengan kondisi ini. aku memilih lari, dari eksekusi dan menyematkan harga diri sendiri, daripada terlihat bodoh saat presentasi praktek mengajar, karena aku selalu yang dijadikan kelinci percobaan, yang lebih parah lagi untuk hari ini aku benar-benar tidak siap. Maka...

Menertawakan Diri Sendiri

Image
Berada di titik jenuh? Mungkin itu yang saya rasakan saat menulis tulisan ini. Memang benar jika manusia lebih sering menyalahkan keadaan daripada menginstropeksi diri sendiri. Padahal ada banyak sisi unik di sela-sela sebuah masalah. Ada bagian lucu yang bisa mengobati strees dari kejenuhan itu, salah satunya adalah menertawakan diri sendiri. Mungkin jika kita ditertawakan orang lain karena kesalahan atau kecerobohan yang kita lakukan akan marah atau merasa diremehkan, tapi coba jika kita balik sudut pandang itu, mari kita mencari tawa dari masalah yang menimpa kita. Belajar seperti seorang pelawak dan komedian yang malah senang dan bangga jika ditertawai orang lain. Menurut buku motivasi yang pernah saya baca. Mengatakan bahwa banyak sekali manfaat dari tertawa. Salah satunya tawa dapat mengurangi sakit fisik dan jiwa. Ketika kita tertawa, secara alami kita merasa lebih optimis. Ketika Anda tertawa, ada suara dalam hati yang mengatakan kepada anda, bahwa “saya menolak unt...

Ah, Sudahlah

Image
Minggu ini memang banyak sekali target yang semestinya ku selesaikan namun masih terbengkalai tidak tertata. Semua gara-gara teori bodoh yang ku ciptakan sendiri. Namun sayangnya aku tetap tidak bisa berpura-pura bodoh diantara yang terbodoh, so tetap saja aku tidak bisa merasakan enanknya dari teori ku sendiri.  Ah sudahlah, seperti kata salah satu juara stand up comedy sesason 3 Babe. Mungkin kata itu tepat untuk mengobati sedikit penyesalan karena terlalu membuang-buang waktu. Tapi mau bagaimana lagi penyesalan itu tidak berarti, justru akan menambah beban, ah sudahlah, tidak apa untuk minggu ini bersakit-sakit dahulu, yang penting ada perubahan, masalah hasil belakangan. Bagi sebagian orang, memang sesuatu itu harus terlihat sempurna, tertata sesuai jadwal. Mem-planing semua kegiatan dan berharap hasil akhir yang sesuai rencana. Namun bagi sebagian orang lainnya, hidup mereka apa adanya, membiarkannya berjalan sesuai iramanya masing-masing, tidak terencana bagi...

Wolles Bro

Image
“woles bro” sebuah ungkapan anak-anak alay, yang akhir-akhir ini ngetren sebagai kata-kata untuk menggambarkan bahwa hidup itu harus dinikmati, jadi santai saja dunia belum berakhir. Lagi pula kata “Wolles bro” menurut saya tidak ada pengaruh negatifnya, juga tidak terkesan terlalu alay, menyikapi hidup ini dengan kalem, kayak anak regge hidup dengan tenang pelan-pelan asal tertata. Dalam hidup ini memang selalu ada saja bagian sulit yang harus dilewati, sebuah bagian cerita penuh dengan cobaan dan ujian. Ya pasti kita semua mengalami saat dimana, titik jenuh menghampiri kita. Seakan-akan bosan yang tidak terobati lagi. Contoh saja saya, minggu-minggu ini seakan diserang dengan tugas yang menggunung. Minggu padat dengan target-target panjang yang belum tersentuh. Tugas ini itu, seperti beban berat, tiba-tiba jatuh menghantam saya. Waktu seakan tidak mau untuk diajak melambat, terus memburu, deadline tinggal beberapa hari namun belum sama sekali tersentuh.  Untungny...

rindu bertepuk sebelah tangan

Image
Kalau cinta bertepuk sebelah tangan mungkin sudah biasa, namun bagaimana jika rindu bertepuk sebelah tangan. Ya terkadang seseorang terlalu cepat mengatakan dan yakin dengan perasaanya sementara pihak lawan(target cinta) belum tentu merasakan apa yang sama dengan yang kita rasakan. Dan pada akhirnya cinta itu bertepuk sebelah tangan, karena tidak ada respon (feed back) dari pihak lawan. Sudah bisa ditebak cinta mereka bertepuk sebelah tangan tidak bertemu. Sekarang bagaimana dengan rindu bertepuk sebelah tangan. Analisisnya sama saja dengan cinta bertepuk sebelah tangan bedanya adalah hubungan cinta mereka sudah ada, namun ada saatnya yang merasakan rindu adalah salah satu pihak saja. ini bisa saja terjadi karena apa yang dirasakan dan diinginkan oleh salah satu pasangan berbeda, tidak ketemu. Yang satu inginnya pengen disayang, satunya biasanya saja. inilah uniknya rindu sebelah tangan. Beberapa hari yang lalu, saya juga merasakan namanya rindu bertepuk sebelah tangan...