Posts

Kenapa enggak seperti Idul Fitri?

Image
Tinggal beberapa jam saja, kumandang   takbir   akan menggema seluruh semesta. Idul Adha sudah dipastikan jatuh tepat hari selasa tanggal 15 oktober besok. Sedikit pertanyaan mengganjal pikiran saya mengenai penetapan jatuhnya hari raya Idul Adha. Kenapa tidak seperti hari idul fitri? Disinilah letak keheranan saya, kenapa ketika Idul Fitri ada sebagian organisasi keagamaan berbeda pendapat, hingga menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat. Idul fitri dan Idul Adha, dua hari raya umat islam. Namun keduanya aneh dalam proses penetapan.  Kembali lagi ke masalah penetapan hari raya. Sebagai umat islam seharusnya kita kritis dalam hal ini. kenapa saat penetapan hari raya Idul Fitri begitu teliti, adu pendapat, saling mempertahankan kebenaran dengan landasan yang kuat. Disisi lain penetapan hari raya Idul Adha begitu mudah. Tidak ada selisih pendapat. Bermodalkan tanggal nasional semua beres. Satu suara untuk idul adha. Sedikit aneh ya??   Bukankah jika p...

4 rasa idul adha(2009-2012)

Image
Selamat pagi sahabat IP. Apa kabar? Semoga tetap semangat ya!. Untuk mahasiswa semester akhir seperti saya tetap semangat proposalnya. Apa pun yang terjadi tetaplah berjalan meskipun pelan. Dua sampai 4 hari kedepan bisa mengistirahatkan diri untuk menikmati libur idul adha. Sejak kemarin aktivitas mudik ke kampung halaman sudah dimulai. Akhir pekan yang disusul dengan libur idul adha. Membayangkannya saja sudah tercium bau kambing hehe. bicara soal idul adha, saya mempunyai pengalaman selama 4 tahun terakhir karena saya tidak pernah merayakan idul adha di kampung halaman. 2009 saat saya masih singgah di kota tahu. Untuk pertama kalinya saya mencoba merasakan idul adha jauh dari rumah. Keputusan yang berat memang, dimana rasa ingin pulang masih kuat, namun bagaimana lagi kalau tidak dicoba belum tahu rasanya. Untungnya teman-teman satu kamar dipondok kala itu juga banyak yang tidak pulang, jadi rasa kepedihan ingat rumah sedikit terobati. Menggaungkan takbir malam idul adh...

cita-cita vs kenyataan

Image
Secuil harapan manusia adalah mewujudkan cita-cita. Setiap insan memiliki pandangan, cara berpikir, tujuan hidup sendiri-sendiri. Lebih sederhananya sewaktu kita kecil dahulu punya keinginan untuk menjadi seseorang. Bayangan mimpi yang terus mengantung indah di langit khayalan. Selalu ada ambisi untuk muwujudkannya, dorongan semangat dan tidak lupa do’a terus menerus meraung kepada Tuhan agar semua bisa terwujud sesuai keinginan. Namun anehnya terkadang cita-cita atau apalah namanya itu, sering berubah-ubah. Bahkan bisa jadi sangat berbeda antara apa yang diharapkan dengan apa yang didapatkan. Terkadang saya berpikir sebenarnya siapa diri saya?? Dan tentu Tuhan pasti punya alasan menciptakan makhuknya. Tidak mungkin mentah-mentah hanya untuk berbadah saja. terutama manusia yang katanya ditakdirkan Tuhan sebagai khalifah di bumi. Bertugas untuk mensejahterakan bumi. Sebagai wakil Tuhan manusia memiliki banyak ambisi. Tuntutan dalam diri untuk menjadi apa yang diingini. Kem...

Teruslah Berjalan

Image
Lalui waktu, siang –malam berganti. Satu-satu raut wajah berubah. Tatapan mata, lirikan penuh arti. Prasangka, dugaan-dugaan. Ah apalah semua ini jika mereka hanya melihat hanya dari satu sisi. Memandang sebelah mata, penilaian tak berdasar hanya mencaci tanpa solusi. Mengkritik tanpa memberi saran. Seolah-olah hanya mereka yang paling benar. Paling di nomor satu kan. Peduli apa, dengan semuanya. Kita adalah pribadi dari inti-inti jiwa yang suci. Mengapa harus takut dengan suara sumbang, tawa jelek, ocehan murahan. Aku sudah tidak peduli. Menghakimi sesuatu hanya dari batas pengetahuan yang dangkal. Sampah opini. Omong kosong. Jangan pernah takut untuk berbeda. Biarlah mereka mengoceh sepuas hati. Teruslah berjalan menuju mimpi. Merajut benang-benang kemenangan. Pelan-pelan sambil menata langkah. Teruslah berjalan. Walau gelap masih menyelubungi suasana. Tetaplah yakin akan ada saatnya bertemu cayaha. Menuntun ke arah langit yang cerah. Membawa mimpi menjadi kenyataan. Te...

Jalan Kesenangan Baru

Image
Selamat pagi, sahabat IP mania. Semoga hari kalian menyenangkan. Diantara daftar menu makanan, pasti kalian memiliki selera berbeda-beda. Menu terfavorit, menu paling di suka,, biasanya jika ada menu tersebut gairah kalian untuk makan menjadi lebih semangat. Saya pun demikian, setiap orang pasti memiliki menu favorit tersendiri. Pola kesenangan sendiri. Ya itu wajar-wajar saja, namun yang menjadikannya tidak wajar adalah terlalu monoton dan fanatik itulah yang membuat jalan kesenangan kita sempit. Hari ini kita akan membahas, bagaimana cara menemukan jalan kesenangan baru. Dari ilustrasi makanan diatas, dapat kita bayangkan ketika ada orang yang terlalu ekstrim menyukai hanya satu menu makanan saja, dan membuang menu makanan lainnya. Seoalah-olah mereka tidak mau makan kecuali dengan makanan favoritnya. Ini pun bisa di analogikan pada hal lain misalnya cinta. Saat kalian mengejar satu target cinta. Fokus hanya tertuju pada satu, ya jika berhasil rasanya seperti pemenan...